Chennai, India, Seorang wanita di India terlahir dengan
keanehan di mata kirinya. Dokter mendiagnosisnya dengan tumor. Tapi
saat melakukan operasi, dokter sangat terkejut karena menemukan dua buah
gigi yang tumbuh utuh di matanya.
Nagabhushanam Siva (23 tahun)
terlahir dengan kondisi abnormal di mata kirinya. Kondisi itu terus
berlanjut hingga bertahun-tahun karena keluarga terlalu takut membawanya
ke dokter.
Tapi setelah 23 tahun merasakan keanehan tersebut,
Nagabhushanam akhirnya memberanikan diri menemui dokter di rumah sakit
pemerintah di Chennai, India, karena merasa penglihatannya sudah mulai
kabur.
Nagabhushanam didiagnosis dengan Teratoma, yaitu tumor
biasanya tumbuh di rambut, gigi, tulang atau yang lebih kompleks di
organ seperti mata, tungkai, tangan atau anggota tubuh lainnya.
Tumor
tersebut telah mendorong mata dari soketnya dan membuat kulitnya
menonjol, sehingga menghalangi pandangannya serta membuat sebagian saraf
optiknya rusak.
Pertumbuhan tumor juga membuat Nagabhushanam tak
bisa menggerakkan bola matanya, hingga mengembangkan sindrom mata malas
(lazy eyes syndrome atau Amblyotic), yakni gangguan yang dipicu oleh
pertumbuhan saraf mata yang tidak sempurna sehingga koordinasi gerak dan
penangkapan bayangan pada mata kanan dan kiri tidak seimbang.
Dokter
mengatakan pernah melihat beberapa kasus Teratoma dengan jaringan
menyerupai gigi tertanam dalam tumor, tetapi gigi dalam bentuk utuh
sangat langka.
"Teratoma adalah suatu massa dari jaringan yang
mengandung kista dan kadang-kadang mengandung jaringan keras, tetapi
gigi yang tumbuh secara utuh sangat jarang," jelas Dr K Vasantha,
direktur rumah sakit pemerintah di Chennai, India, seperti dilansir
mirror.co.uk, Jumat (10/8/2012).
Pengangkatan
tumor menyebabkan kerusakan parah pada saraf optik Nagabhushanam, yang
secara tragis harus membuatnya mengalami buta permanen.
"Karena
dibiarkan tanpa pengobatan selama bertahun-tahun, membuat tumor tumbuh
dengan ukuran yang luar biasa. Itu mengakibatkan kerusakan saraf optik,"
tambah Dr Vasantha.
Orbital Teratoma adalah tumor embrio langka terdiri dari jaringan yang tumbuh dalam upaya untuk membentuk organ.
Kasus pertama dari kondisi ini dilaporkan 149 tahun yang lalu. Hanya 70 kasus yang ditemukan di seluruh dunia sejak saat itu.